“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.”
QS. Ar-Rum ayat 21
Dengan memohon Ridho serta Rahmat Allah SWT, kami bermaksud menyelenggarakan acara pernikahan putra-putri kami
“Pernikahan seperti mozaik yang kita buat dengan pasangan kita, jutaan momen kecil yang menjadi kisah cinta.”
(Intimate Ceremony – Family Only)
Minggu, 2 November 2025
Pukul 15.30 WIB
GKM Green Tower Lt. 21
Jl. TB Simatupang No.Kav. 89G,
RT.10/RW.2, Kebagusan, Ps. Minggu,
Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12520
Minggu, 2 November 2025
Pukul 19.00 WIB
GKM Green Tower Lt. 21
Jl. TB Simatupang No.Kav. 89G,
RT.10/RW.2, Kebagusan, Ps. Minggu,
Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12520
Doa restu Anda merupakan karunia yang sangat berarti bagi kami. Berikut jika Anda ingin memberikan kado secara cashless sebagai ungkapan tanda kasih.
Awal mulanya, kita dipertemukan di sebuah acara dan dikenalin dari temen ke temen. Awalnya biasa aja, sampai plot twist—ternyata kita satu almamater, bahkan hobi juga sama! Tapi ya namanya waktu belum berpihak, jadi kesempatan buat benar-benar dekat itu… nggak ada. Hati udah pengen, tapi jadwal bilang: “belum bisa, sabar dulu ya cuoy.”
Akhirnya waktu berkata: “oke, sekarang boleh juga nih.” Dan mulailah babak modus-modusan. Kebetulan kita sama-sama suka sepedahan, jadi gampang banget cari alasan ketemu.
Modus pertamanya? Klise tapi manis. Pas main pull a chair, Anom sengaja rebut bangku Cindy biar Cindynya minta langsung, jadi tool buat minta hati juga.
Waktu first date akhirnya tiba. Lokasi pilihan: Sentul. Kondisi? Sama-sama lagi sakit. Perfect timing, kan? 🙃
Sempet dikira ghosting, padahal kenyataannya… kita berdua lagi tepar. Walau badan rasanya mau tumbang, tapi tetap nekat buat ketemu. Sayangnya, date harus berakhir cepat karena ternyata ada gejala tipes yang nongol.
POV Anom: pulangnya nggak kuat nyetir, akhirnya sempet tidur dulu di parkiran Shell Tebet dengan kondisi badan meriang, super puyeng.
Tapi dari hal unik itulah, kita sama sama dapet chemistry.Setelah sebulan, akhirnya status kita resmi berubah jadi pacar.
Tanpa terasa, hampir 3 tahun berlalu. Dari Bali sampai Bangkok, banyak momen kita lewati bareng. Lalu tiba hari spesial: di hari temennya Anom menikah, dia malah melamarku!
POV Anom: “H-1 panik nggak ada cincin, akhirnya ke Tamini Square. Dapet sih… tapi kegedean. Eh akhirnya dipakai jadi liontin sama Cindy. Sorry, bey!” 😂
Tapi yang penting, Cindy jawab: YES! Dengan hati super happy.
Kisah kita dimulai modus bangku, dan berakhir di bangku pelaminan: memulai hidup baru bersama, inshaAllah Sakinah Mawaddah Warahmah (aamiin).
Terima kasih untuk semua keluarga, sahabat, dan kerabat yang sudah support dan jadi bagian dari perjalanan cinta kita.
Semoga cerita ini jadi pengingat bahwa cinta itu kadang penuh drama. Tapi kalau tulus akhirnya akan sampai juga di bab “selamanya” 💍✨
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami, apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu kepada kami.
Kami yang berbahagia,
Cindy & Anom